LINTASRAYA.COM BALIKPAPAN — Kebutuhan dasar warga Kelurahan Batu Ampar, Kecamatan Balikpapan Utara, kembali menjadi perhatian serius Anggota Komisi II DPRD Kota Balikpapan, Japar Sidik. Dalam kegiatan Reses Masa Sidang I Tahun 2025/2026, ia menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan percepatan sambungan air bersih bagi warga RT 29 dan RT 30 yang sudah lama menanti realisasi layanan dari Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB).
Dalam dialog terbuka bersama warga, Japar memaparkan bahwa berdasarkan hasil pendataan lapangan, terdapat 41 usulan sambungan baru di RT 29 dan 21 sambungan di RT 30. Semua usulan itu telah disurvei oleh PTMB dan masuk dalam daftar tunggu penyambungan tahun berjalan.
“Pada saat FGD bersama PTMB, pihak direksi menyampaikan bahwa tahun ini memang ada program penyambungan baru, meskipun kuotanya terbatas. Dari total sekitar 13 ribu sambungan tunggu di seluruh Balikpapan, hanya 6.000–7.000 sambungan yang bisa direalisasikan,” ujar Japar, Selasa (21/10/2025).
Politikus asal Dapil Balikpapan Utara ini menegaskan bahwa dirinya memiliki tanggung jawab moral dan politik untuk memastikan aspirasi warga Batu Ampar benar-benar diwujudkan. Ia menilai persoalan air bersih bukan sekadar infrastruktur, tetapi hak dasar masyarakat yang harus dijamin oleh pemerintah daerah.
“Saya akan kawal secara khusus wilayah RT 29 dan RT 30 karena ini amanah langsung dari warga yang harus diperjuangkan,” tegasnya.
Japar juga menyoroti berbagai kendala teknis yang dihadapi PTMB, seperti keterbatasan sumber air baku dan jaringan pipa yang belum merata. Meski begitu, ia menyambut positif langkah perbaikan yang kini sedang dilakukan perusahaan daerah tersebut, mulai dari rehabilitasi jaringan distribusi hingga rencana peningkatan kapasitas waduk.
Ia bahkan mengungkapkan, pemerintah daerah bersama PTMB tengah menyiapkan program besar untuk menambah pasokan air sekitar 200 liter per detik pada 2027–2028, setelah selesainya pembangunan waduk baru. Upaya ini diharapkan dapat memperluas cakupan layanan dan menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah utara kota.
“Harapan saya, sambungan bagi warga yang sudah terdata bisa mulai terealisasi dalam dua bulan ke depan, terutama bagi rumah-rumah yang sudah berdekatan dengan jalur pipa aktif. Warga juga saya imbau untuk segera melengkapi administrasi agar prosesnya lancar,” jelasnya.
Melalui kegiatan reses ini, Japar menegaskan komitmennya agar persoalan air bersih tidak lagi menjadi beban warga Batu Ampar. Ia berharap sinergi antara DPRD, pemerintah kota, dan PTMB dapat menghadirkan solusi konkret dan berkelanjutan.
“Kita ingin setiap tetes air bersih yang mengalir ke rumah warga menjadi bukti nyata kerja bersama untuk kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.(*/ADV/DPRD Balikpapan)















