BALIKPAPAN, lintasraya.com – Di tengah bulan suci Ramadan yang penuh berkah, Rutan Kelas IIB Balikpapan melangkah lebih jauh dengan mengadakan acara buka puasa bersama (Bukber) yang tidak hanya mengenyangkan perut, tetapi juga menyentuh hati. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, kali ini Rutan mempersembahkan konsep prasmanan yang memberikan pengalaman makan yang lebih santai dan memuaskan bagi para warga binaan yang menjalani masa hukuman di lembaga ini.
Kepala Rutan, Agus Salim, menjelaskan bahwa inovasi ini muncul sebagai upaya untuk memberikan pengalaman yang lebih manusiawi dan mengembalikan sedikit kebebasan dalam rutinitas harian warga binaan. “Dengan konsep prasmanan, mereka tidak hanya diberi kesempatan untuk memilih makanan sesuai dengan selera dan kebutuhan mereka, tetapi juga untuk menikmati suasana makan yang lebih meriah dan hangat bersama sesama narapidana dan petugas,” kata Agus Salim.
Namun, acara Bukber prasmanan ini tidak hanya tentang makanan semata. Ini juga merupakan bentuk apresiasi kepada warga binaan yang telah menjaga ketertiban dan kedisiplinan selama bulan Ramadan, serta aktif dalam melaksanakan ibadah berjemaah. “Rutan Kelas IIB Balikpapan tidak hanya memberikan pelayanan yang baik kepada para narapidana, tetapi juga berusaha untuk membantu mereka menjalani proses rehabilitasi dan reintegrasi ke dalam masyarakat,” tambahnya.
Selain acara Bukber prasmanan, Rutan juga mengadakan berbagai kegiatan lain selama bulan Ramadan, seperti pembagian takjil dan buka puasa bersama setiap harinya, serta pesantren Ramadan yang memberikan kesempatan bagi warga binaan untuk meningkatkan pemahaman agama dan spiritualitas mereka. Lebih dari itu, mereka juga diberikan pelatihan keterampilan dan kesempatan untuk menghasilkan karya-karya yang dapat dijual melalui e-katalog, sehingga membantu mereka mempersiapkan diri untuk kehidupan setelah masa hukuman.
Salah satu contoh keberhasilan dari program ini adalah kerja sama dengan Pertamina, di mana warga binaan berhasil menghasilkan kursi-kursi dari daur ulang kayu palet yang biasa digunakan untuk kafe dan sebagainya. Hasil karya kreatif mereka telah mendapatkan pesanan dari luar Rutan, menunjukkan potensi mereka untuk berkarya dan berkontribusi positif dalam masyarakat.
Dengan inovasi seperti ini, Rutan Kelas IIB Balikpapan tidak hanya memberikan pelayanan yang lebih baik kepada para warga binaan, tetapi juga membantu mereka untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi kehidupan setelah menjalani masa hukuman. Langkah-langkah ini bukan hanya membawa keceriaan dalam bulan suci Ramadan, tetapi juga menandai komitmen yang kuat untuk memberikan perlindungan, rehabilitasi, dan reintegrasi yang bermartabat bagi para narapidana.(*/wan)















