LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN – Komisi IV DPRD Kota Balikpapan mendesak percepatan penyelesaian sarana dan prasarana di SD Negeri (SDN) 022 Balikpapan Timur agar proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih nyaman. Sekolah yang baru digunakan pada tahun ajaran 2026/2027 itu masih menghadapi sejumlah keterbatasan, terutama akses air bersih dan infrastruktur pendukung.
SDN 022 yang berlokasi di Perumahan Bukit Batakan Permai III, Jalan Pemuda Dalam RT 80, Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur, menjadi perhatian publik setelah kondisi fasilitasnya ramai diperbincangkan di media sosial. Selain belum terhubung dengan jaringan air bersih PDAM, akses menuju sekolah juga masih berupa jalan tanah yang berubah menjadi becek dan berlumpur saat hujan.
Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Gazali, mengatakan pemenuhan kebutuhan dasar, khususnya ketersediaan air bersih, harus menjadi prioritas karena berkaitan langsung dengan aktivitas belajar mengajar.
“Jaringan distribusi PDAM ke sekolah memang belum tersedia. Saat ini kebutuhan air masih dipenuhi melalui tandon atau pasokan dari luar. Kami berharap pihak sekolah bersama Dinas Pendidikan segera mengupayakan penyediaan air bersih karena hal ini sangat penting bagi para siswa,” ujar Gazali, Senin (20/7/2026).
Menurutnya, selain persoalan air bersih, masih terdapat sejumlah pekerjaan infrastruktur yang perlu segera dirampungkan agar sekolah dapat beroperasi secara maksimal.
“Masih ada beberapa sarana dan prasarana yang harus dibenahi. Kami ingin seluruh kekurangan itu segera diselesaikan sehingga SDN 022 dapat memberikan fasilitas yang layak bagi peserta didik,” katanya.
Gazali menjelaskan, pembangunan sekolah masih berada dalam masa pemeliharaan hingga Desember 2026. Dengan demikian, setiap kerusakan yang ditemukan masih menjadi tanggung jawab kontraktor pelaksana sesuai ketentuan dalam kontrak.
“Pekerjaan memang telah selesai, tetapi masih dalam masa pemeliharaan sampai Desember. Apabila ditemukan kerusakan, kontraktor wajib melakukan perbaikan. Kami sudah meminta agar hal itu segera ditindaklanjuti,” tegasnya.
Beberapa kerusakan yang menjadi perhatian DPRD di antaranya retaknya saluran drainase serta kondisi jalan yang mengalami penurunan atau amblas. Perbaikan diminta segera dilakukan agar tidak membahayakan warga sekolah maupun menghambat kegiatan belajar mengajar.
Komisi IV DPRD Kota Balikpapan menegaskan akan terus mengawal penyelesaian seluruh kekurangan fasilitas di SDN 022 Balikpapan Timur hingga sekolah tersebut memiliki sarana dan prasarana yang memadai bagi siswa dan tenaga pendidik.(*/ADV/DPRD Balikpapan)















